Populer Post Update

Posted by : Agung Mega Rudianto June 04, 2013

Telaga wahyu (wurung)
Unyu Cyber - Keberadaan Telaga Wahyu yang terletak di lereng Gunung Lawu, memang tak banyak diketahui orang. Nama Telaga Wahyu, seakan jauh tenggelam di bawah nama Telaga Sarangan yang telah menjadi objek wisata andalan Kabupaten Magetan, Jawa Timur.

Telaga Wahyu terletak sekitar 3 kilometer ke arah timur dari Telaga Sarangan, yang berjarak sekitar 16 kilometer dari Kota Magetan. Tepatnya di Desa Ngerong, Kecamatan Plaosan. Jika berkendara dari arah Magetan menuju lereng Gunung Lawu, akan ditemui Telaga Wahyu terlebih dahulu sebelum Telaga Sarangan.

Telaga alam ini, selain memiliki pemandangan alam yang indah, juga menawarkan berbagai jenis ikan tawar yang menjadi surga dunia para wisatawan yang hobi memancing.

Untuk menuju kawasan Telaga Wahyu, dari Kota Magetan dapat ditempuh dengan kendaraan pribadi ke arah barat sejauh 16 kilometer. Memasuki Kecamatan Plaosan hingga masuk telaga, jalan yang ditempuh sangat menantang dengan tanjakan dan turunan yang tajam serta berkelok-kelok. Sesekali tampak lahan pertanian warga dan hutan pinus yang tumbuh rindang disepanjang jalan.

Menuju tempat wisata ini tidak ditarik retribusi, karena pemerintah kabupaten setempat belum mengelolanya menjadi objek tujuan wisata. Meski demikian, bagi wisatawan yang suka memancing, Telaga Wahyu telah menjadi lokasi andalan untuk menyalurkan kesenangan tersebut.

Telaga ini mempunyai luas sekitar 10 hektare dan kedalaman sekitar 16 meter. Telaga ini selain digunakan sebagai tempat rekreasi pemancingan, juga bisa digunakan sebagai bumi perkemahan, tempat ngopi,

Hanya saja, pengelolaannya yang belum maksimal, membuat tempat ini jarang dikunjungi oleh wisatawan. Padahal jika ditata dengan apik, Telaga Wahyu bisa menjadi satu paket tujuan wisata dengan Telaga Sarangan. Tempatnya yang indah dan udaranya yang sejuk merupakan pesona tersendiri.

Hal lain yang menghambat tingkat kunjungan ke Telaga Wahyu adalah adanya mitos yang mengatakan jika sepasang kekasih yang dilanda asrama merajut cinta di lokasi setempat, maka hubungan dan kisah cinta mereka tidak akan kekal. Oleh karena mitos inilah, Telaga Wahyu juga sering disebut sebagai "Telaga Wurung" yang diartikan dalam bahasa Jawa adalah tidak jadi.

Namun, seiring dengan kemajuan zaman, mitos tersebut telah pupus dengan sendirinya. Hal ini seakan juga ingin diwujudkan oleh Pemerintah Kabupaten Magetan dan warga desa setempat untuk menjadikan Telaga Wahyu sebagai tujuan wisata.

Pengembangan Telaga Wahyu menjadi objek wisata telah dipelopori oleh warga desa setempat yang memanfaatkan lokasi ini untuk mendapatkan penghasilan dengan membuka persewaan kapal berbentuk bebek yang dikayuh atau lazim disebut becak air.

BONUS BEBEK

{ 2 comments... read them below or Comment }

Rules komentar
-Gunakanlah kata yang efektif !
-Anda Sopan Kami Segan !
-Dilarang Spam,Flood, sara !
-Dilarang menggunakan Link aktif/Hidup !
-Mohon Maaf jika komentar anda tidak dibalas oleh admin !

BLOG DOFOLLOW

- Copyright © UNYU BERBAGI - Support by Kota Magetan - Powered by Blogger -